Rabu, 30 Maret 2016

HIT Obat Nyamuk Generasi Baru

Sekitar Juni 2006 banyak media memberitakan bahwa HIT obat nyamuk yang berbentuk cair dan semprot ditarik dari peredaran karena mengandung bahan aktif berbahaya klorpirifos dan diklorvos yang telah dinyatakan dilarang penggunaannya sejak April 2004. PT Megasari Makmur, produsen HIT langsung menarik di pasaran meskipun penarikan produk tersebut ternyata belum merata.

HIT Obat nyamuk memang cukup populer di kalangan masyarakat pada saat itu dikarenakan harganya yang murah dan mudah didapat. Apalagi iklan promosi HIT sebagai anti nyamuk ampuh dan murah cukup terkenal di kalangan masyarakat pada waktu dengan dialog pertanyaan "Apa ada yang lebih bagus dari HIT?" dan jawabannya "yang lebih mahal banyak"

Obat nyamuk HIT banyak digunakan keluarga Indonesia sebagai sarana untuk mengusir dan membasmi nyamuk. Namun mereka tidak tahu bahwa bahan obat nyamuk tersebut yang ternyata sudah dilarang oleh pemerintah karena mengandung zat-zat kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia yaitu Propoxur dan Diklorvos (zat turunan Chlorine yang sejak puluhan tahun dilarang penggunaannya di dunia). Obat anti nyamuk HIT dinyatakan berbahaya untuk produk HIT 2,1 A (jenis semprot) dan HIT 17 L (cair isi ulang). 

Namun Kepala BPOM periode sebelumnya sempat mengungkapkan, semua obat nyamuk harus terdaftar (teregistrasi) di Depkes dan tidak lagi diawasi oleh BPOM. Ternyata pada kenyataan, selama ini izin produksi obat anti-nyamuk dikeluarkan oleh Deptan. Deptan akan memberikan izin atas rekomendasi Komisi Pestisida. Jadi jelas terjadi tumpang tindih tugas dan kewenangan di antara instansi-instansi tersebut.

HIT Obat Nyamuk


HIT Obat Nyamuk Generasi Baru

Saat ini, HIT Obat Nyamuk bukan yang dulu lagi, baik dari bahan serta produsen pembuat. Pada tahun 2010 Godrej Consumer Products perusahaan yang berbasis di India, mengakuisisi PT Megasari Makmur sebagai produsen HIT.

Godrej Indonesia terus berinovasi dan mencari cara baru untuk memberikan kepuasan konsumen dengan menghadirkan produk kelas dunia namun masih dengan harga terjangkau. Hit obat nyamuk kembali dipasarkan bersama produk unggulan lain seperti Stella, Mitu, Proclin, Klinpak, Polytex, Carrera, Cap Gajah, Biosol dan Shock. Bahkan Godrej Indonesia mendirikan pabrik baru seluas 30.000 meter persegi di Gunung Putri untuk memprodukisi Hit dan Mitu.

Hit obat nyamuk yang telah dikenal sebagai pemimpin di kategori racun serangga kini hadir dalam format modern yang lebih aman untuk digunakan, termasuk vapouriser, aerosol dan mat. Selain itu Godrej tidak pernah berhenti berinovasi untuk menciptakan produk-produk baru bagi kebutuhan konsumen.  Salah satu contoh produk revolusioner dan pertama di Indonesia adalah Hit Magic. Berbentuk kertas kecil, cukup dibakar selama kurang lebih 3 menit, nyamuk pun hilang seketika!

Menghindari nyamuk jelas bukan perkara mudah. Bahkan sering kali solusinya malah membawa masalah baru! HIT obat nyamuk memahami bahwa para ibu yang selalu mencari solusi inovatif demi keharmonisan dan kebahagiaan keluarga, tanpa harus repot.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar